5 Misteri di Benua Antartika yang Paling Menakjubkan

Banyak misteri di benua antartika yang masih tersimpan. Hal ini disebabkan oleh sulitnya manusia untuk menjangkau seluruh wilayah benua yang merupakan daratan paling beku di Bumi. Bagi para ilmuwan, jika misteri Antartika dapat terungkap sepenuhnya, maka akan terungkap fakta-fakta sains baru.

 

Selain dugaan adanya banyak organisme yang belum teridentifikasi, misteri di benua antartika lainnya yaitu benua beku tersebut juga berperan sebagai "kapsul waktu" yang menyimpan dan mengawetkan bukti-bukti kehidupan purbakala.  Namun, bagi kelompok lain, seperti para pegiat teori konspirasi, daratan es yang terletak di ujung paling selatan Bumi ini diduga menyimpan bukti atas sejumlah misteri sensasional. Mereka percaya bahwa di Antartika terdapat bukti-bukti seperti keberadaan peradaban purbakala yang hilang hingga "jejak kehadiran" alien di Bumi.

 

Berikut beberapa misteri di benua antartika yang telah kami rangkum:

 

1. Danau bawah tanah

  misteri di benua antartika  

Antartika, yang tertutupi lapisan es tebal, menyimpan misteri tentang apa yang ada di bawahnya. Namun, para ilmuwan telah menemukan sejumlah danau bawah tanah. Danau bawah tanah Antartika pertama kali ditemukan pada tahun 1970 dengan menggunakan radar. Para ilmuwan memperkirakan ada sekitar 400 danau yang berada di bawah 3 kilometer es.  Danau-danau ini terbentuk setelah Antartika terpisah dari Gondwanaland. Danau ini tidak membeku karena tekanan dari berat lapisan es.

 

Pada tahun 2014, ilmuwan dari Montana State University melakukan studi di Danau Whillans, dan menemukan ekosistem mikroorganisme yang beragam dan aktif di danau. Ini adalah spesies yang luar biasa karena mereka belum pernah terpapar udara segar atau sinar matahari selama jutaan tahun. Mereka semua menggunakan metana dan amonium sebagai energi untuk berkembang.

 

2. Lokasi Kota Hilang Atlantis?

  9d2c8cf1ea5562b666e1681965313270  

Misteri di benua antartika lainnnya yaitu kota hilang atlantis Beberapa orang, termasuk para ilmuwan dan pengagas teori konspirasi, percaya bahwa Antartika adalah rumah bagi Kota Hilang Atlantis. Menurut teori ilmiah, Antartika dulunya tidak tertutupi es dan merupakan tempat tinggal bagi peradaban purba. Dugaan ini didasarkan pada Teori Pergeseran Lempeng, yang menyatakan bahwa lempeng yang membentuk Antartika pernah bergerak ke utara dan membuat benua tersebut tidak tertutupi es. Seiring waktu, lempeng tersebut kembali bergerak ke selatan dan menyebabkan Antartika tertutupi es. Hal ini menyebabkan peradaban purba di sana punah.

 

Beberapa orang percaya bahwa peradaban yang punah tersebut adalah Atlantis, sebuah kota yang didirikan oleh orang-orang setengah dewa. Dugaan keberadaan Atlantis di Antartika didukung oleh sebuah peta kuno yang dibuat pada tahun 1513. Peta tersebut menggambarkan pantai yang tidak membeku di Antartika, yang tidak sesuai dengan kondisi Antartika saat ini.

 

Selain itu, sejumlah foto NASA dan pencitraan satelit Google Earth juga menunjukkan bukti keberadaan peradaban lampau di Antartika. Foto-foto tersebut menunjukkan bekas-bekas hunian manusia di bawah es. Gambar-gambar tersebut diambil menggunakan fotografi pengindraan jauh untuk misi Operation Ice Bridge di Antartika. Gambar-gambar tersebut menunjukkan struktur yang mungkin merupakan suatu kota. Gambar-gambar Google Earth juga menunjukkan sebuah piramid yang diduga dibangun oleh manusia. Piramida ini terletak di tengah-tengah tundra. Misteri tentang kota hlang atlantis ini merupakan misteri di benua antartika yang paling menarik

 

3. Es yang bernyanyi

 

Salah satu misteri di benua antartika adalah Ross Ice Shelf yang merupakan lapisan es terbesar di Antartika. Lapisan es ini memiliki ketebalan ratusan meter dan luas lebih dari 500 ribu kilometer persegi. Selain ukurannya yang luar biasa, lapisan es ini juga memiliki misteri, yaitu suara yang terdengar seperti nyanyian. Suara yang terdengar dari lapisan es ini disebabkan oleh angin yang bertiup melintasi bukit salju. Angin ini menciptakan getaran permukaan dan nada seismik yang dapat didengar.

 

Para ilmuwan menemukan bahwa suara dari lapisan es ini berubah sebagai respons terhadap lingkungan. Perubahan suara ini dapat disebabkan oleh pencairan atau badai yang menggeser salju. Para ilmuwan menggunakan suara dari lapisan es ini sebagai alat untuk memantau lapisan es secara real time. Dengan mendengarkan suara ini, para ilmuwan dapat melacak stabilitas lapisan es dan kerentanannya untuk runtuh.

 

4. Air Terjun Darah

  th?id=OIP  

Misteri di benua antartika yaitu tentang air terjun berwarna merah di Antartika telah terpecahkan. Sebelumnya, para peneliti tidak dapat menjelaskan mengapa air terjun tersebut berwarna merah.Air terjun tersebut pertama kali ditemukan oleh ahli geologi Australia, Griffith Taylor pada tahun 1911.

 

Awalnya, para peneliti berpikir bahwa warna merah pada air terjun tersebut disebabkan oleh alga merah. Pada tahun 2003, para peneliti berteori bahwa warna merah disebabkan oleh oksidasi besi dan air yang berasal dari danau air asin bawah tanah. Para peneliti dari University of Alaska Fairbanks dan Colorado College akhirnya mengonfirmasi teori tersebut dalam sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Journal of Glaciology.

 

Dengan menggunakan ekolokasi, para peneliti menemukan danau berusia 5 juta tahun di bawah Taylor Glacier. Air danau tersebut keluar ke permukaan dan teroksidasi saat bersentuhan dengan udara. Hal yang lebih mengejutkan adalah, air tersebut masih berbentuk cairan meski berada di dalam gletser yang membeku. Christina Carr, salah satu penulis studi tersebut, mengatakan bahwa Taylor Glacier saat ini merupakan gletser terdingin yang memiliki aliran air terus-menerus. Danau di bawah gletser tersebut memiliki konsistensi yang sangat asin. Air asin memiliki titik beku yang lebih rendah dari air murni dan melepaskan panas saat membeku.

 

Hal ini menyebabkan air tersebut melelehkan es dan memungkinkan sungai mengalir. Kondisi ini membuat gletser dapat mendukung adanya aliran air. Taylor Glacier juga menjadi gletser terdingin di Bumi dengan air yang selalu mengalir.Studi tersebut juga mengukur jumlah air garam kaya zat besi dalam air sungai. Kandungan air asin meningkat saat mendekati air terjun.

 

5. Fosil purba dan hutan hujan

  firsteggfrom  

Penemuan Fosil dan hutan hujan juga merupakan salah satu misteri di benua antartika. Antartika adalah wilayah kuno yang telah mengalami perubahan besar selama jutaan tahun. Sebelum menjadi gurun beku seperti saat ini, Antartika pernah menjadi wilayah yang hangat dan subur. Teori ini didukung oleh penemuan fosil kayu, yang menunjukkan bahwa Antartika pernah memiliki hutan hujan.

Para ilmuwan juga menemukan fosil hewan laut, burung, dan dinosaurus dari Zaman Kapur. Para ilmuwan juga menemukan sel sperma yang berusia sekitar lima puluh juta tahun yang merupakan misteri di benua antartika yang paling mengejtukan. Penemuan-penemuan ini diharapkan akan membantu para ilmuwan untuk mempelajari lebih lanjut tentang evolusi kehidupan di Bumi.

Beberapa misteri di benua antartika lainnya akan berlanjut di part 2. jadi ikuti terus update artikel lainnya disini.

Baca artikel 5 Konspirasi Serangan 9/11 yang Masih Hangat Diperbincangkan, Klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *