Deretan Kota Gaib di Indonesia, Nomor 2 dan 4 Mewah Banget
Kota gaib di Indonesia kerap menjadi perbincangan. Sebagian masyarakat tak percaya dengan keberadaannya, namun banyak juga orang yang meyakini eksistensi kota-kota gaib yang konon tak kasat mata itu. Adanya kota gaib di Indonesia pun semakin menghebohkan usai beberapa musisi mengaku mengalami kejadian janggal saat menggelar konser di tempat-tempat sekitar kota gaib. Seperti yang disampaikan oleh vokalis band Kotak, Tantri. dalam kompas.com, Dia mengaku mengalami sendiri peristiwa aneh yang sebelumnya juga dialami musisi lainnya, Ari Lasso. "Di daerah 12 jam dari Banjarmasin. Pas sampai sana, EO-nya bilang 'Ari Lasso kemarin main (konser) di sini, jangan kaget kalau penontonnya hilang setengah'," kata Tantri menirukan perkataan salah satu panitia penyelenggara konsernya, dikutip dari Kompas.tv, Senin (8/8/2022). Sempat tak percaya dengan yang disampaikan panitia acara, Tantri akhirnya membuktikan sendiri kejadian aneh tersebut. "Akhirnya gue merhatiin, kan. Pas sudah tengah lagu, gue balik badan ke arah drum, pas balik ya itu (penontonnya) hilang," ujar Tantri. Meski sulit untuk dibuktikan kebenarannya, namun berikut ini 3 kota gaib yang ada di Indonesia:
Kota Gaib: Padang 12
Kota Gaib: Padang 12

Kota Gaib Padang 12

Kota gaib di Indonesia yang pertama adalah Padang 12, tetapi bukan terletak di Kota Padang, Sumatera Barat. Konon, kota ini diprediksi terletak di antara Kecamatan Kendawang dan Pesaguan yang terletak di Ketapang, 30 menit dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Nama "Padang 12" diberikan karena wilayah kerajaan ini memiliki luas sekitar 12 meter persegi oleh masyarakat yang mempercayainya. Menurut desas-desus lain yang beredar, di dalam kota ini tinggal suku gaib bernama Limun yang menempati lahan kosong berpasir dan dikelilingi oleh pepohonan pinus yang menambah kesan misterius kawasan ini. Suku ini terkenal karena kekayaannya dan hidup dalam kemewahan. Menurut pengakuan sejumlah orang, anggota suku Limun kerap menampakkan diri untuk bertransaksi dengan penduduk di sekitarnya. Mereka tidak membayar dengan uang, namun menggunakan kunyit dan rempah lain yang biasa digunakan sebagai bahan masakan alat tukar. Namun pada keesokan harinya, kunyit tersebut akan berubah menjadi sebongkah emas. Masyarakat sekitar percaya jika hanya orang yang memiliki hati bersih yang bisa bertemu dengan suku Limun, penduduk asli kota gaib Padang 12.
Kota Gaib: Saranjana
Kota Gaib: Saranjana

Kota Gaib Saranjana

Banyak kisah yang beredar tentang Kota Saranjana. Konon, kota ini dipercaya benar-benar ada. Kota gaib Saranjana sudah cukup populer bagi masyarakat Indonesia. Misteri kota ini mengundang banyak YouTuber untuk membahas atau bahkan mencoba mengunjunginya. Sejumlah orang meyakini, kota gaib ini berada di Pulau Halimun atau Pulau Laut, Ibu Kota Kabupaten Kotabaru. Menurut kisah mistis yang tersebar dari kalangan warga di sekitarnya, Saranjana adalah kota dengan peradaban yang maju dan dihuni oleh orang-orang dengan penampilan fisik yang sempurna, layaknya di dunia fiksi. Di sana terdapat gedung-gedung tinggi, benda-benda berteknologi canggih, jalan raya lebar, banyak kendaraan mewah, dan perumahan yang megah serta pagar rumah tinggi. Bahkan buah-buahan pun tumbuh subur dan besar tidak seperti di dunia nyata. Baca juga: 10 Kota Hilang di Dunia dan Belum Ditemukan, Nomor 6 Paling Dicari Masyarakat Kotabaru meyakini, tidak sembarangan orang dapat melihat keberadaan Kota Saranjana. Pasalnya, penduduk kota ini adalah golongan Jin Muslim yang menyerupai manusia. Meskipun terdengar menarik, tetapi setiap orang yang mencoba memasuki kota ini, konon tidak bisa kembali lagi ke dunia nyata. Kisah yang paling sering didengar adalah adanya pesanan alat berat tak bertuan. Konon pada 1980-an, pemerintah setempat dikagetkan oleh kedatangan sejumlah alat berat pesanan dari Jakarta. Semua alat berat tersebut dipesan oleh seseorang dengan alamat Kota Saranjana dan telah dibayar lunas. Padahal, Kota Saranjana di dunia nyata secara administratif tidak pernah terdaftar di wilayah Kabupaten Kotabaru. Saranjana disebut juga pernah tergambar dalam peta yang dibuat oleh Salomon Muller pada tahun 1845 dengan nama Tandjong (hoek) Serandjana. Meski begitu, kota gaib ini tidak pernah terdaftar secara administratif di wilayah Kabupaten Kotabaru.
Kota Gaib: Wentira
Kota Gaib: Wentira

Kota Gaib Wentira

Kota gaib selanjutnya yang ada di Indonesia adalah Wentira. Sama seperti Saranjana, Wentira banyak dipercayai masyarakat sebagai kota yang memiliki peradaban modern dan bangunan-bangunan megah di dalamnya. Bahkan, ada yang menyebut kota yang terletak di kawasan hutan belantara di antara Kota Palu dan Kabupaten Mutong, Sulawesi Tengah, ini sebagai kerajaan jin terbesar. Ada pula yang mempercayai bahwa kota gaib ini terletak di kebun kopi antara kota Palu dan kabupaten Mutong. Cerita keberadaan tentang Kota Wentira ini, telah banyak menghebohkan masyarakat Sulawesi. Bahkan pernah menjadi topik pembicaraan di salah satu TV nasional, lho. Kota gaib ini kabarnya dihuni oleh makhluk yang mirip dengan manusia, tetapi tidak memiliki garis tengah di bibir mereka. Di kota tersebut tidak ada palang selamat datang, melainkan sebuah tugu berwarna kuning bertuliskan Ngapa Uwentira yang berarti negeri tak kasat mata. Kalau dilihat secara kasat mata, kawasan ini hanyalah jalan menuju hutan. Kehidupan di Wentira dikenal sangat mewah dan megah, dengan banyak gedung bertingkat yang dilapisi emas. Ada juga yang menganggap, bahwa Wentira merupakan warisan dari Benua Atlantis yang hilang. Terdapat kisah tentang seorang wanita bernama Lin Vita Puspita yang tinggal dekat dengan tempat tersebut diberitakan menghilang tanpa jejak lantaran menikah dengan seorang pemuda dari Wentira. Wanita Palu itu sempat berpamitan akan menikah dengan pemuda asal Wentira. Keluarga yang khawatir pun mencoba mendoakan dan melakukan tahlil agar Vita bisa kembali, namun hingga kini ia tak kunjung muncul. Selain itu, konon ada tujuh panglima perang di kota ini dengan pasukan yang sangat besar yang dapat menutupi seluruh laut Indonesia, bahkan lebih menakutkan daripada dalam film perang. Menurut warga di sekitarnya, konon untuk dapat masuk ke kota ini, pengunjung harus memasuki banyak gerbang gaib, salah satunya di area Kebon Kopi, Donggala. Kendati demikian, banyak orang yang meragukan keaslian cerita tersebut, sehingga kota gaib Wentira dan lainnya tak pernah diketahui keberadaannya. Hingga saat ini, kota ini masih menyisakan misteri yang selalu mengundang rasa penasaran bagi masyarakat yang meyakininya.
Kota Gaib: Kerajaan Laut Selatan
Kota Gaib: Kerajaan Laut Selatan

Kota Gaib Kerajaan Laut Selatan

Kerajaan gaib yang sering dibicarakan oleh masyarakat adalah Kerajaan Laut Selatan. Sosok penguasa kerajaan ini sering disebut sebagai Nyi Roro Kidul, yang dianggap sebagai penguasa pantai selatan. Nyi Roro Kidul juga dikatakan memiliki hubungan darah dengan Prabu Siliwangi dan merupakan salah satu putri dari raja tersebut. Banyak mitos yang beredar tentang Kerajaan gaib ini, dan hingga saat ini, banyak orang masih takut menggunakan warna hijau saat berkunjung ke Pantai Selatan karena hijau dipercayai sebagai atribut warna dari Nyi Roro Kidul. Kota gaib Kerajaan Laut Selatan sejak dulu memang menyimpan kisah mistis yang kental, hingga kini laut selatan dipercaya terdapat kerajaan gaib yang sangat besar. Kerajaan gaib itu tidak lepas dari kisah adanya Nyi Roro Kidul sebagai penguasa laut selatan, hingga kini kemistisan serta kesakralan laut selatan tetap menjadi kepercayaan di masyarakat. Adanya sosok penguasa gaib di laut selatan tersebut membuat masyarakat percaya bahwa kerajaan gaib sedang mencari tumbal untuk dijadikan prajurit di kerajaan pantai selatan. Meski begitu, keberadaan keraton laut selatan dipercayai oleh Om Hao salah satu orang yang mempunyai kemampuan dalam melihat dan berkomunikasi dengan makhluk gaib. Lebih lanjut, Om Hao menjelaskan bahwa di laut selatan sebenarnya terdapat kerajaan besar yang menguasai laut selatan bahkan laut nusantara yang dipimpin oleh Gusti Kanjeng Ratu Kidul. Lebih jauh Om Hao menjelaskan tentang keraton laut kidul, yakni keberadaan keraton laut kidul berada di dalam garis sumbu imajiner dengan Keraton Yogyakarta dan Keraton Gunung Merapi. Adanya garis imajiner ini memang sudah didesain sedemikian rupa kerana Keraton Yogyakarta dan Keraton Kota Gaib Kerajaan Laut Selatan mempunyai hubungan yang kuat. Terbentuk dengan adanya pertemuan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Panembahan Senopati di Pantai Parang Kusumo. Lalu dimanakah letak keraton kerajaan laut selatan? Om Hao menjelaskan bahwa letak keraton atau keraton laut selatan berada di Pantai Parang Kusumo Yogyakarta. Sedangkan halaman depannya berapa di Pelabuhan Ratu Pantai Karang Hawu tepatnya di Pelabuhan Ratu Sukabumi Provinsi Jawa Barat. Di pantai Karang Hawu ini terdapat karang kursi tempat berkomunikasi presiden pertama Soekarno dengan Gusti Kanjeng Ratu Kidul untuk meminta restu membangun indonesia. Karang Hawu juga disebut sebagai alun-alun utara kerajaan pantai selatan, Atau juga lebih tepatnya pintu depan atau pintu gerbang. Berbeda dengan Karang Hawu, Pantai Karang Bolong atau Pelabuhan Ratu adalah halaman depannya keraton Kerajaan Pantai Selatan. Sedangkan untuk halaman belakang Keraton Kerajaan Laut Selatan berada di Banyuwangi Blambangan sampai ke Pulau Bali. Kerajaan Laut Selatan tersebut selalu membawa energi positif bagi masyarakat maka tidak jarang banyak ritual di bulan bulan tertentu melakukan labuhan ratu seperti larung sesaji sedekah laut maupun sedekah bumi.
Kota Gaib: Makam Kemangi
Kota Gaib: Makam Kemangi

Kota Gaib Makam Kemangi

Kota gaib di Indonesia berikutnya adalah Makam Kemangi, yang terletak di Jalan Pantura, tepatnya di kota Kendal. Kota misterius ini juga dikenal dengan sebutan "Makam Kemangi." Banyak cerita menyeramkan yang beredar mengenai kota gaib ini, dan para warga sudah cukup familiar dengan ketakutan seputar tempat tersebut. Dikutip dari laman resmi Desa Jungsemi, keberadaan Makam Kemangi itu sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari sejarah perjuangan Raja Mataram, Sultan Agung, terhadap penjajah Belanda. Kala itu, Makam Kemangi kerap dijadikan lokasi pertemuan atau paseban Sultan Agung dengan prajuritnya dan para tokoh untuk menyiapkan strategi melawan Belanda. Konon, lokasi itu dipilih karena banyak terdapat oyot mimang, atau akar pohon dewandaru, yang dipercaya memiliki kekuatan mistis sanggup membuat orang tersesat. Hal itupulah yang dipercaya membuat lokasi pertemuan Sultan Agung dengan prajuritnya tidak mudah diketahui penjajah. Hal itu dikarena khasiat oyot mimang yang dipercaya mampu membuat pagar gaib sehingga pertemuan Sultan Agung dengan para tokoh pergerakan melawan penjajah Belanda itu tak bisa dilihat secara kasat mata. Namun, seiring berjalannya waktu, Makam Kemangi di Kendal justru dipercaya sebagai lokasi yang angker dan penuh dengan cerita misteri. Hal itu tak terlepas dari banyaknya cerita-cerita mistis terkait keberadaan makam yang konon merupakan tempat peristirahatan prajurit Sultan Agung yang gugur saat melawan Belanda. Makam Kemangi di Kendal dipercaya angker karena diselimuti sederet kisah misteri. Salah satu kisah misteri yang populer adalah terkait penampakan bangunan megah bak keraton atau istana di makam tersebut. Selain itu, banyak yang percaya jika Makam Kemangi merupakan lokasi makhluk halus dari Alas Roban yang dipindahkan oleh seorang tokoh dari Gringsing, Batang, bernama Ki Ageng Penatus. Tak hanya itu, konon banyak anak kecil yang hilang saat bermain di lokasi Makam Kemangi. Anak-anak itu kemudian ditemukan di tengah makam, di bawah pohon besar atau area persawahan. Cerita ini pun membuat Makam Kemangi di Kendal menjadi lokasi yang dipercaya angker atau keramat. Pernah suatu hari sopir truk pasir terjebak tak bisa keluar dari kawasan makam, karena malamnya ia mengantarkan pesanan pasir yang alamatnya berada di kawasan makam tersebut. Adapula kejadian sopir Dealer Mobil mengantarkan pesanan Mobil di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung. Namun anehnya, sopir tersebut tidak kembali lagi setelah mengantarkan mobil ke rumah anak kepala desa. Kemudian pihak keluarga menanyakan pada sang kepala desa, dan ditunjukan rumah kepala desa. Namun alangkah terkejutnya, ternyata anak kepala desa tersebut sudah meninggal, lalu masyarakat pun mencari juru kunci untuk menemukan di mana keberadaan sopir tersebut. Lalu hal mengejutkan terjadi, benar saja, sopir tersebut memang datang mengantarkan pesanan ke kota hantu Desa Kemangi. Setelah kembali ke alam nyata, sopir tersebut menceritakan bahwa di alam gaib hampir sama dengan alam nyata, bahkan lebih mewah dan enak.
Kota Gaib: Alas Purwo
Kota Gaib: Alas Purwo

Kota Gaib Alas Purwo

Alas Purwo merupakan hutan terkenal di Banyuwangi, Jawa Timur. Banyak kisah misteri yang terjadi di tempat ini dan belum terjawab hingga sekarang. Kawasan ini dipercaya sebagai tempat peristirahatan para jin. Bagi orang-orang dengan kelebihan tertentu kabarnya bisa melihat Kerajaan Jin di Alas Purwo. Selain besar, kerajaan Jin Alas Purwo juga menjadi tempat pertemuan serta tempat sarasehan semua jin di dunia. Seperti yang diketahui, Alas Purwo Banyuwangi merupakan hutan tertua di Pulau Jawa. Konon, hutan ini sudah ada jauh sebelum Indonesia didirikan. Terdapat banyak gua di Alas Purwo. Salah satu gua tersebut dipercaya dijaga oleh jin di pintu masuknya. Gua ini kerap kali digunakan sebagai tempat bersemedi para raja pada masa lalu. Tak hanya itu, gua yang dianggap magis ini juga sering dimanfaatkan sebagai tempat pertemuan para raja untuk saling bertukar pikiran. Hutan yang terletak di Kecamatan Tegaldimo dan Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, ini dikenal sebagai kerajaan jin. Masyarakat percaya di dalam hutan ini terdapat banyak makhluk gaib. Seseorang yang memiliki kemampuan khusus bisa melihat makhluk tak kasat mata, biasanya akan menyaksikan kondisi Alas Purwo yang padat dan ramai. Konon, manusia yang mencoba masuk ke Alas Purwo tak akan bisa keluar lagi. Mereka akan tersesat di dalam hutan yang pohonnya sangat rapat. Ada pula yang mengatakan hilangnya manusia di Alas Purwo dikarenakan penghuni di dalamnya tak membiarkan manusia bisa bebas setelah melihat "rumah" mereka. Jika akhirnya manusia bisa keluar dari Alas Purwo, konon seumur hidupnya akan ditimpa kesialan. Dahulu, Alas Purwo memang dikenal sebagai tempat bertapa para raja untuk mendapatkan ilmu. Namun, kini Alas Purwo justru dimanfaatkan manusia sebagai tempat pesugihan. Konon, makhluk penghuni Alas Purwo memiliki berbagai jenis makhluk tak kasat mata dengan bentuk yang tak lazim. Beberapa di antara makhluk-makhluk tersebut merupakan anak dari hasil perkawinan antara manusia dan jin sebagai bentuk tumbal. Ada sebuah kisah di Alas Purwo yang diceritakan secara turun temurun. Cerita tersebut berupa suara panggilan. Jika seseorang mendengar suara lirih yang memanggil nama ketika sedang di Alas Purwo, maka jangan langsung menengok atau mencari sumber suara tersebut. Pasalnya, jika menengok dan mencari sumber suara, maka seseorang tersebut akan mendapat malapetaka atau kesialan sepanjang hidup. Lebih parahnya lagi, bisa saja makhluk gaib justru membawa seseorang tersebut. Meski terkenal angker dan membahayakan nyawa, banyak orang yang rela datang ke Alas Purwo dengan niat masing-masing. Kebanyakan dari mereka bermaksud untuk meminta kekayaan atau kenaikan pangkat. Bahkan, ada yang rela bersemedi hingga berhari-hari demi mendapat wangsit. Selain itu, ada juga masyarakat yang datang ke Alas Purwo untuk mencari keris. Konon, jika mereka menemukan keris yang dimaksud, maka orang itu akan beruntung dan segala keinginannya akan terkabul. Dari cerita yang beredar, di dalam Alas Purwo masih tersimpan Keris Pusaka Sumelang Gandring peninggalan Kerajaan Majapahit. Namun, sampai saat ini, tak ada yang tahu keberadaan keris tersebut.
Kota Gaib: Saranjana
Ilustrasi kota gaib modern yang sering ditemukan di Indonesia
Itulah dia 6 kota gaib yang masih dipercayai ada di Indonesia. Meskipun tidak dapat dibuktikan secara ilmiah, banyak orang masih mempercayai keberadaan dan cerita-cerita tentang kota tersebut yang terus berkembang. Demikian 6 kota gaib yang masih dipercayai ada di Indonesia versi Conspiramyths. Semoga bisa menambah ilmu dan pengetahuan Anda. Jangan lupa tinggal komentar untuk membangun situs web ini menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang.

1 thought on “Deretan Kota Gaib di Indonesia, Nomor 2 dan 4 Mewah Banget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *