3 Teori Konspirasi di Korea Selatan yang Sangat Mengejutkan

Hingga saat ini, di media sosial banyak beredar sebuah teori konspirasi di Korea Selatan yang sering kali menjadi perbincangan para penggemar Kpop, drakor hingga para content creator. Ada beberapa content creator youtube yang membahas teori konspirasi di korea selatan, seperti nessie judge

Selain itu, ada juga beberapa YouTuber populer yang doyan membahas terkait teori konspirasi yang berasal dari Korea Selatan, seperti Nessie Judge, Korea Roemit bahkan Nadia Omara pun pernah menceritakan konspirasi di Korea Selatan. Nah, pada artikel kali ini akan menceritakan teori-teori konsiprasi di korea selatan yang bersumber dari channel Youtube Nessie Judge.

   

Berikut 3 teori konspirasi di korea selatan yang sudah menjadi perbincangan di dunia maya :

 
1. Kpop Idol sebagai pengalihan isu pemerintahan korsel
 

3 Teori Konspirasi di Korea Selatan yang Sangat Mengejutkan

 

Dalam salah satu video content creator youtube, disebutkan bahwa teori comebacknya kpop idol digunakan sebagai pengalihan isu oleh pemerintah korea selatan. Teori tersebut sangat banyak diperbincangkan hingga masuk ke dalam film korea.

Salah satu isu yang mendukung teori ini yaitu pada tanggal 27 Juli 2014 ketika SM Entertaiment tiba-tiba merilis MV Teaser Red Velvet yang akan debut. Nah pada saat itu Korea Selatan sedang digemparkan oleh berita tenggelamnya kapal sewol yang terjadi pada tanggal 16 April 2014 hingga mengakibatkan 304 orang meninggal dari total penumpang sebanyak 476. Adanya tragedi Kapal Sewol ini diduga untuk menghancurkan pemiliknya yang bernama Yoo Byung-eun, yang tidak sependapat dengan pemerintah.

Pada saat semua orang masih berduka dan bertanya-tanya kepada pemerintah mengenai siapa yang bertanggungjawab atas tragedi itu. Muncullah Red Velvet ini, yang mengakibatkan berita-berita maupun perbincangan yang ada di Korea mengenai tragedi tenggelamnya kapal berubah dan beralih sebagai tempat promosi Grup Girl tersebut. Sehingga adanya hal tersebut, memunculkan konspirasi di korea terdapat keterhubungan antara entertaiment dengan pemerintahan Korea. Selain itu juga terdapat isu-isu lain yang mendukung teori ini.

   
2. Artis yang dipaksa melayani “eksekutif”
 

3 Teori Konspirasi di Korea Selatan yang Sangat Mengejutkan

 

Teori konspirasi di korea yang kedua yaitu menceritakan artis K-Pop yang dipaksa untuk melayani "eksekutif" di dunia industri Korea Selatan. Teori ini muncul karena beberapa skandal yang melibatkan artis K-Pop telah diduga terlibat dalam prostitusi.

Salah satu contohnya yaitu kasus yang melibatkan aktris Jang Ja Yeon pada tahun 2009. Jang Ja Yeon yang saat itu berusia 29 tahun ditemukan tewas bunuh diri di  rumahnya. Dalam surat wasiatnya, Jang Ja Yeon mengungkapkan bahwa ia telah dipaksa oleh manajernya untuk melayani 31 pria, termasuk petinggi industri hiburan dan jurnalis.

Teori konspirasi bahwa artis K-Pop dipaksa melayani "eksekutif" di dunia industri Korea Selatan adalah teori yang sulit untuk dibuktikan. Hal ini dikarenakan dunia hiburan K-Pop sangat tertutup dan sulit untuk mendapatkan informasi yang akurat. Namun, ada beberapa hal yang dapat mendukung teori ini. Pertama, industri hiburan Korea Selatan sangat kompetitif, sehingga para artis K-Pop dituntut untuk selalu tampil sempurna dan menjaga image mereka. Yang kedua, industri hiburan Korea Selatan didominasi oleh beberapa perusahaan besar yang dimana perusahaan-perusahan tersebut memiliki banyak kekuasaan dan sangat berpengaruh  terhadap para artis K-Pop.

 
3. Group aplikasi Telegram NTH Room
 

3 Teori Konspirasi di Korea Selatan yang Sangat Mengejutkan

 

Teori Konspirasi di Korea yang terakhir  yaitu group aplikasi Telegram NTH Room. NTH Room merupakan sebuah grup di telegram yang menyediakan konten-konten dewasa. Kasus ini viral setelah salah satu operator dari grup ini ditangkap pada jumat tanggal 20 maret 2020. Diketahui kasus ini mengekploitasu sekitar 74 orang wanita yang 16 diantaranya yaitu anak dibawah umur. Di infokan juga para member yang dapat mengakses grup tersebut membayar sekitar 3,3 juta hingga 20,7 juta.

Teori konspirasi ini muncul karena beberapa faktor. Pertama, banyak korban NTH Room yang mengaku telah dipaksa untuk berhubungan seks dengan pejabat pemerintah dan orang-orang kaya/orang yang berkuasa lainnya. Kedua, Cho Joo-bin diketahui memiliki hubungan dengan beberapa pejabat pemerintah. Namun, teori konspirasi ini belum terbukti kebenarannya. Sehingga polisi Korea Selatan membantah adanya bukti yang mendukung teori ini.

Anda dapat mengunjungi dan membaca artikel lainnya mengenai konspirasi-konspirasi yang ada di Korea Selatan di sini. Semoga artikel ini dapat membantu untuk menambah wawasan dan pengetahuan anda seputar konspirasi dijagat maya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *