4 Teori Konspirasi Utama Tentang Kematian Putri Diana

Kematian Putri Diana adalah sebuah tragedi yang mengejutkan dunia. Pada malam tanggal 31 Agustus 1997, sebuah Mercedes yang melaju kencang dikejar oleh paparazzi dan dikemudikan oleh seorang pria melebihi batas mengemudi dalam keadaan mabuk, kehilangan kendali dan jatuh di sebuah terowongan di Paris. Di dalam mobil duduk Putri Diana yang berusia 36 tahun, pacarnya beberapa bulan Dodi al-Fayed, dan pengawalnya. Dari semua orang di dalam mobil, hanya pengawalnya yang selamat. Kematian Putri Diana,  telah menjadi sumber spekulasi sejak peristiwa itu dan kejadian ini menyebabkan berbagai teori konspirasi tentang penyebab sebenarnya dari kecelakaan tersebut.

Berikut adalah 4 teori konspirasi utama tentang kematian Putri Diana:

 
1. Diana sedang hamil saat kecelakaan terjadi
 

5 Teori Konspirasi Kecelakaan Penyebab Kematian Princess Diana

 

Pada saat kecelakaan mobil, Diana berada bersama kekasihnya yang bernama Dodi Al-Fayed, seorang pengusaha Mesir. Ayah Dodi, Mohamed Al-Fayed, percaya bahwa Diana dibunuh karena dia sedang hamil anak Dodi. Al-Fayed mengklaim bahwa keluarga Kerajaan Inggris tidak dapat menerima seorang Muslim Mesir menjadi ayah tiri dari calon Raja Inggris. Oleh karena itu, Inggris merencanakan untuk membunuh Diana.

Diskusi tentang kemungkinan kehamilan Diana muncul bahkan sebelum kematiannya. Beberapa surat kabar berspekulasi bahwa dia mungkin hamil selama liburan di Prancis beberapa minggu sebelumnya. Spekulasi ini didasarkan pada komentar misterius Diana tentang "kejutan besar". Namun, tidak ada tanda-tanda kehamilan selama pemeriksaan post-mortem. Tes lebih lanjut pada darah Diana juga tidak menemukan tanda-tanda kehamilan. Selain itu, tidak ada bukti bahwa Diana mencurigai dia mungkin hamil. Banyak teman dekat dan orang lain mengatakan bahwa siklus menstruasinya normal dan bahkan dia menggunakan kontrasepsi.

 
2. Paparazzi sengaja menyebabkan kecelakaan mobil
 

Pria yang Menolong Putri Diana saat Kecelakaan: Momen Itu akan Selalu Saya Ingat | kumparan.com

 

Para penguntit foto artis dan orang terkenal, yang sering disebut sebagai paparazzi, telah sering kali dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kematian Putri Diana. Dasar dari tuduhan ini adalah kenyataan bahwa para paparazzi secara konsisten mengikuti Diana ke mana pun dia pergi. Terdapat tiga bentuk teori yang spesifik terkait dengan hal ini.

Pertama, ada klaim bahwa kelompok paparazzi mengejar dan mendorong mobil Mercedes yang dikemudikan oleh Diana, dengan harapan dapat menyebabkan kecelakaan. Kedua, teori ini menyatakan bahwa anggota paparazzi menciptakan suatu lingkungan yang memungkinkan kecelakaan terjadi. Ketiga, ada pandangan bahwa para paparazzi secara tidak sengaja menciptakan situasi yang kemudian dimanfaatkan oleh konspirator untuk melakukan pembunuhan terhadap orang-orang di dalam mobil.

Namun, hasil penyelidikan resmi menunjukkan bahwa para paparazzi tidak terorganisir sebagai kelompok yang terlibat dalam rencana jahat. Meskipun mereka memiliki pekerjaan yang serupa, mereka umumnya bersaing satu sama lain untuk mendapatkan foto terbaik. Banyak dari mereka bekerja untuk perusahaan yang berbeda.

 
3. Pengemudi Henri Paul sengaja menyebabkan kecelakaan itu
  Cinta Terlarang Lady Diana dengan Barry Mannakee, Perwira Polisi yang Jadi Pengawal Pribadi Istri Pangeran Charles, Kandas Usai Ditendang dari Istana Inggris  

Henri Paul, kepala keamanan Hotel Ritz di Paris, diduga bekerja untuk dinas keamanan Prancis atau Inggris, atau keduanya. Ahli teori konspirasi percaya bahwa Paul tidak mabuk saat kecelakaan itu terjadi, dan bahwa klaim tersebut dibuat-buat untuk menutupi pembunuhannya. Keyakinan ini didasarkan pada fakta bahwa Paul memiliki lebih banyak uang daripada yang seharusnya. Namun, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa salah satu dari hal-hal ini berkontribusi pada kecelakaan itu. Tes menunjukkan bahwa darah Paul mengandung alkohol, tetapi ada kesalahan yang dibuat dengan tes tersebut.

 
4. Ada yang salah dengan Mercedes yang dinaiki Diana
  Hari Ini dalam Sejarah: Putri Diana Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Paris Halaman all - Kompas.com  

Kecelakaan yang menewaskan Putri Diana menjadi bahan konspirasi yang tak pernah habis. Ahli teori konspirasi mengklaim bahwa kecelakaan tersebut bukan kecelakaan biasa, melainkan pembunuhan yang dirancang. Mereka mengklaim bahwa rute mobil diblokir, mobil melaju terlalu cepat, atau ada sesuatu yang rusak di dalam mobil. Namun, bukti-bukti yang ada tidak mendukung klaim tersebut. Mobil tersebut dalam kondisi baik dan tidak ada tanda-tanda kerusakan. Orang-orang yang melihat kecelakaan tersebut melaporkan melihat kecepatan yang berbeda-beda, tetapi tidak ada yang aneh dengan cara mengemudinya. Sebagian besar kebingungan tersebut mungkin disebabkan oleh sulitnya memperkirakan kecepatan mobil yang sedang bergerak cepat.

Meskipun temuan resmi ini seharusnya mengakhiri spekulasi dan teori konspirasi, beberapa orang masih mempertanyakan hasil penyelidikan dan mempertahankan keyakinan mereka terhadap skenario konspirasi. Faktor-faktor emosional, kontroversi seputar kehidupan Putri Diana, dan ketidakpuasan terhadap hasil penyelidikan resmi dapat memicu kelanjutan dari teori-teori konspirasi.

Itulah artikel mengenai konspirasi kematian Putri Diana versi Conspiramyths. Anda juga dapat membaca dan menemukan artikel mengenai konspirasi-konspirasi lainnya di sini. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *